Adaptasi Adalah

adaptasi adalah

Adaptasi, apa ada yang tahu apa itu adaptasi? Adaptasi merupakan kemampuan organisme untuk menyesuaikan diri terhadap lingkungan untuk terus dan mampu bertahan hidup.

Dalam beradaptasi organisme melakukan penyesuaian untuk mendapat makanan, mengatasi kondisi fisik lingkungan, pertahanan diri dari pemangsa, reproduksi, serta respon terhadap perubahan cuaca.

Salah satu ciri yang membedakan mahluk hidup dengan makhluk tidak hidup adalah kemampuannya untuk beradaptasi. Cara yang digunakan setiap mahluk hidup dalam beradaptasi pastilah berbeda-beda tergantung dari kemampuan individu.

Mahluk hidup yang tinggal disuatu tmepat yang tidak mendukung biasanya akan berpindah dari satu tempat ke tempat lainnya. Pasalnya, jika mahluk hidup tersebut tidak dapat menyesuaikan diri dengan baik, maka terjadilah ia tidak dapat bertahan hidup dalam waktu yang lama.

Pengertian Adaptasi menurut Para Ahli

Kita bisa melihat pengertian adaptasi menurut tokoh-tokoh:

Menurut Lamarch (1744-1829) Adaptasi merupakan perubahan dilakukan mahluk hidup dalam menyesuaikan diri terhadap lingkungan. Dimana semua itu tingkat perkembangan suatu organ sebanding dengan penggunanya.

Menurutu Wilsie (1962) adaptasi merupakan sifat yang dimiliki setiap organism untuk melanjutkan hidup sesuai kondisi lingkungan habitatnya.

Menurut Soeemarwoto (1983) menjelaskan bahwa mahluk hidup dalam batas tertentu mempunyai kelenturan. Kelenturan ini bisa mungkin mahluk hidup itu menyesuaikan diri dnegan lingkungannya . Penyesuaian diri secara umum dinamakan adaptasi

Tujuan Adaptasi

Mahluk hidup melakukan penyesuaian melihat kondisi di lingkungan tempat tinggalnya tidak sesuai apa yang diharapkan. Tetapi mahluk hidup bertahan lama di lingkungan yang sesuai apa yang diharapkan. Kelangsungan hidup tersebut semua bergantung pada kemampuannya beradaptasi.

Adaptasi dilakukan salah satunya yaitu penyesuaian tubuh yang dilakukan oleh mahluk hidup bertujuan untuk menghidnari dari musuh, mendapatkan makanan, menyesuaikan dnegan lingkungan tempat hidupnya dan melestarikan keturunan. Jadi dapat disimpulkan bahwa mahluk hidup bisa melakukan adaptasi untuk bertahan kelangsungan hidup pada habitatnya.

Jenis-Jenis adaptasi

Setiap mahluk hidup memiliki proses adaptasi yang berbeda-beda. Hal ini sesuai dengan kemampuan individu dalam menghadapi situasi disekitarnya.

Secara umum jenis-jenis adaptasi dapat dibedakan menjadi tiga, yaitu bentuk tubuh (morfologi), metabolism tubuh (fisiologi) dan tingkah laku. Masing-masing jenis adaptasi tersebut memiliki pernana penting berikut penjelasannya:

  1. Adaptasi Morfologi merupakan bentuk penyesuaian diri mahluk hidup melalui bentuk organ tubuhnya agar sesuai dengan lingkungannya. Adaptasi morfologi ini sangat mudah diamati karena nampak atau terlihat dari luar tubuh.
  2. Adaptasi Fisiologi merupakan penyesuaian mahluk hidup melalui fungis kerja organ tubuh terhadap lingkugannya. Adaptasi fisiologi susah diamati karena berlangsung didalam tubuh sehingga adaptasi fisiologi ini tidak bisa terlihat langsung.
  3. Adaptasi Tingkah Laku merupakan penyesuaian diri oleh mahluk hidup terhadap lingkungan dengan cara mengubah tingkah lakunya supaya dapat bertahan hidup..

Contoh dan pembaahsan

Adaptasi Morfologi:

  • Bentuk paruh burung nuri pendek dan kuat untuk memakan biji-bijian
  • Beruang kutub mempunyai kulit dan bulu tebal untuk menahan dingin
  • Duri mawar digunakan mempertahankan diri dari gangguan makhluk lain
  • Bentuk paruh itik menyesuaikan dengan jenis makanan yang dimakannya
  • Unta punya punuk ditubuh bagian belakang fungsinya menyimpan air didalam tubuhnya agar jika musim kering dia mempunyai cadangan makanan
  • Teratai punya daun yang lebar dan tipis serta mempunyai banyak stomata, serta batangnya berongga isi udara sehingga bisa mengapung
  • Bebek punya selaput dikaki karena jika mencari makanannya ditempat yang berair
  • Kaktus punya daun yang berubah bentuk menjadi berduri untuk mengurangi penguapan
  • Jagung akan menggulungkan daunnya pada saat musim kemarau untuk mengurangi penguapan
  • Tanaman bakau punya akar napas memanjang serta menjulang pada permukaan air agar mampu mengambil oksigen dari udara meskipun terjadi pasang surut air laut.
  • Burung pelican punya paruh yang besar untuk menangkap ikan sebagai mangasanya.
  • Mamalia pemakan tumbuhan punya gigi seri serta geraham yang bentuknya lebar dan rata untuk mengunyah makanan
  • Ayam punya paruh yang bentuknya kecil, lancip dan tajam sebagai mematuk biji-bijian kecil makanannya
  • Serigala yang tinggal daerah kutub memiliki rambut yang tebal agar tidak merasa kedinginan
  • Bentuk kaki burung pipit punya jari jemari yang panjang serta terletak dalam bidang datar fungsinya sebagai hinggap diranting pohon
  • Burung elang punya bentuk kaki yang pendek serta cakarnya yang tajam fungsinya sebagai mencengkeram mangsa
  • Burung kakak tua punya bentuk kaki jari mengarah kedepan serta dua jari jemarinya mengarah kebelakang fungsinya sebagai memanjat
  • Kupu-kupu bentuk mulutnya berupa alat penghisap fungsinya sebagai menghisap sari madu pada bunga-bunga
  • Nyamuk punya bentuk mulut berupa tabung panjang seta runcing untuk alat penusuk dan penghisap fungsinya sebagai menghisap makanan berupa darah manusia atau hewan dari kulit mangsa
  • Jangkring punya gigi kecil fungsinya sebagai mengigit dan mengunyah makanan yang berupa daun
  • Lalat mempunyai bentuk mulut berupa alat penyerap yang bentuknya sama seperti spons fungsinya sebagai menyerap makanan terutama berupa cairan
  • Bulu-bulu pada kulit seorang manusia akan berdiri ketika merasakan udara yang dingin

Adaptasi Fisiologi:

  • Akar tanaman bakau jenisnya yang gantung fungsinya sebagai pernafasan didaerah pasang surut air laut
  • Tanaman Raflesia arnoldi mengeluarkan bau yang busuk fungsinya sebagai menari perhatian serangga atau lalat dalam mencari makan
  • Cacing tanah mengeluarkan zat kapur fungsinya sebagai menetralkan asam di kerongkongannya
  • Jumlah sel darah merah seseorang manusia yang tinggal di derah pegunungan lebih banyak jika dibandingkan dengan seseorang yang tinggal di daerah pantai
  • Musang mempunyai kelenjar bai yang membuat musuh tidak kuat dan pergi karena baunya yang menyengat
  • Burung hantu punya penglihatan dan pendengaran yang tajam fungsinya sebagai melihat dimalam hari
  • Anjing laut punya lapisan lemak yang tebal fungsinya sebagai bertahan didaerah dingin dengan menahan panas tubuh tetap bertahan
  • Hewan rayap punya enzim selulas dihasilkan oleh flagellate dalam ususnya fungsinya sebagai mencerna zat selulosa makanannya yang bersal dari kayu yang dimakannya
  • Pada saat cuaca dingin seseorang manusia cendenrung seringkali membuang air kecil
  • Pupil mata seorang manusia dapat membesar dan mengecil menyesuaikan intensitas cahaya yang diterima dari pupil tersebut
  • Bunga memiliki aroma yang khusus serta dapat menarik perhatian serangga agar hinggap dan membantu proses penyerbukannya

Adaptasi tingkah laku

  • Cicak memutuskan ekornya jika merasakan dalam keadaan bahaya
  • Bunglon akan berubah warna dalam tubuhnya sesuai tempat yang dihinggapi’
  • Pohon jati menggugurkan daunnya fungsinya sebagai mengurangi penguapan saat terjadi musim kemarau
  • Kalajengking melindungi dirinya dari musuh dengan cara menggunakan sengatan yang mengandung racun fungsinya sebagai membunuhnya
  • Cumi-cumi melindungi dirinya dari musuh dengan cara menyemburkan sesuatu yang berbentuk cairan tinta kedalam air
  • Ikan paus muncul ke permukaan air fungsinya sebagai menghirup oksigen diudara
  • Kerbau berkubang dilumpur fungsinya sebagai mengurangi sengatan panasnya sinar matahari
  • Trenggiling akan menggulungkan tubuhnya jika merasakan kedatangan musuh
  • Ayam jantan akan berkokok dipagi hari fungsinya sebagai tanda bahwa sudah pagi

 

Leave a Comment

error: Content is protected !!