Aliran Seni Kubisme; pengertian, Ciri, Tokoh

Aliran Seni Kubisme

kubisme

hallo semua sahabat setia infomannesia.com yang dirahmati Allah. Nah, pada kesempatan kali ini admin akan membahas materi tentang tentang Aliran Seni Kubisme.

Aliran seni kubisme adalah seni yang menggunakan gaya abstrak formalistik dalam melukisnya untuk lebih jelasnya kami akan membahas Materi Aliaran Kubisme Mulai dari Pengertian, Ciri-Ciri, Tokoh, Contoh, Seni Patung Kubisme, Kubisme dan Arsitektur simaklah pembahasannya dibawah ini.

Pengertian Seni Kubisme

Seni Kubisme merupakan seni yang menggunakan gaya abstrak formalistik dalam melukisnya. Yang pertama kali ialah berkembang seiring dengan Ekspresionisme sebelum Perang Dunia. Istilah Kubisme bisa digunakan secara umum untuk menunjukkan semua gaya abstrak geometrik pada abad
ke-20 atau secara terbatas menunjukkan gerakan-gerakan awal khususnya Kubisme Analitik & Kubisme Sinthetik.

Sejarah Kubisme


Kubisme lahir di tahun 1907 ketika Picasso mulai menggunakan gaya ini dalam karyanya yang berjudul “Demoiselles D’Avignon”. Karya ini disebut sebagai prototype atau karya sebelum Kubisme.

Dalam karya tersebut sudah tampak berbagai ciri-ciri aliran kubisme seperti distori yang radikal pada hidung, latar yang terfragmentasi dan mata yang posisinya janggal namun memberikan ekspresi artistik dll.

Bahkan Georges Braque yang melihat lukisan itu di studio Picasso tertarik dan menanggapi gaya yang digunakan Picasso dengan mengeksplorasi gaya yang serupa.

Ciri-Ciri Aliran Kubisme

Berikut ini adalah ciri-ciri dari aliran kubisme yang paling mencolok, diantaranya :

Cara menggambarnya, objek aslinya dirubah ke dalam kombinasi bidang-bidang seperti segitiga, persegi, Segi empat, lingkarang (bentuk geometris) dan Objek yang digambar biasanya seperti gambar manusia dan hewan, benda, dan latar alam atau bangunan. Mengggunakan perpaduan warna yang sangat perspektif

Jenis Kubisme


Aliran kubisme dibagi dalam dua jenis yang berbeda yakni Kubisme Analitik (Analytics Cubism), dan fase selanjutnya adalah Sintesis (Synthetic Cubism).

Kubisme Analitik / Analytics Cubism pada tahun 1910 – 1912 disebut kubisme analitik karena pada fase ini Kubisme berkembang dengan cara yang sangat sistematis.

Karya ini didasarkan pada observasi objek dalam konteks latar belakang dan eksplorasi berbagai sudut pandangnya.

sebagai contoh lukisan Picasso yang berjudul “Portrait of Ambroise Vollard” menunjukkan pewarnaan lebih flat & konsisten, tetapi juga ambigu. Seperti pada karyanya, figur manusia dibuat dengan menggunakan bentuk geometrik secara transparan, figur dilukiskan menjadi beberapa bagian.

Bidang lukisan menyusup dari berbagai sudut pandang, tidak menunjukkan kesan ilusi 3D (tiga dimensi), seperti volume yang ada pada kubus.

Kubisme Sintesis / Synthesis Cubism lahir
Pada tahun 1912 dan diperkenalkan oleh Picasso dan Braque dengan memperkenalkan unsur-unsur asing ke dalam komposisi mereka.

Jenis Kubisme sintesis cenderung lebih variatif, beranekaragam, selain itu, lukisan kubisme sitesis tergabung dari berbagai macam gaya dalam satu kesatuan. sebagai contoh, Lukisan karya Braque berjudul yang “Clarinet”, yang didalamnya menggabungkan gambar representasional dengan menggunakan bentuk-bentuk yang abstrak dan beberapa bentuknya terlihat datar, sederhana, dan terkadang berkesan tiga dimensi.

Contoh lukisan Kubisme

berikut ini adalah beberapa contoh lukisan kubisme:

Leave a Comment

error: Content is protected !!